Ceramah Agama bersama Ustad Amru

Pada hari ke 2 pelaksanaan pesantren Romadhan di SMK Neg 1 Kec. Guguak di isi ceramah agama oleh Ustad Amru.

Ceramah ini dilakukan secara straming youtube, berhubung sekarang ini Kabupaten Lima Puluh kota sedang termasuk Zona Merah. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Bupati Lima Puluh Kota no. 420/903/3/DPK-LK/2021 yang ditandatangi oleh Wakil Bupati Rizki Kurniawan Nakasri pada tanggal 14 April 2021. Pada surat tersebut bahwa hasil update zonasi Indikator Kesehatan Masyarakat (IKM) pada minggu ke-57 pandemi covid-19 Sumbar, Lima Puluh Kota dinyatakan masuk zona merah.

Ustad Amru memberikan ceramah dengan tema Al-Quran (urgensi dan adab berinteraksi dengan Al Quran).  Ustad Amru menyatakan bahwa satu-satunya pahala yang dihitung berdasarkan huruf, bukan berdasarkan praktek, itu hanya Al-Qur’an. Kalau kita sholat misalnya dari takbir sampai salam, itu dihitung satu amal. Bila tidak terpenuhi rukun-rukukn sholat, maka amalnya tertolak. Bila kita puasa dari sahur sampai berbuka dan apabila batal pada tengah hari, tidak lagi dihitung sebagai orang yang puasa. Tetapi berbeda dengan Al-Qur’an, barang siapa yang membacanya, setiap hurufnya di beri pahala 10 kebaikan.

Pada sesi ke 2 diisi oleh bapak Devitra, S.Sos., M.Si yang membahas tentang Bela Negara (penanaman nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari)

Tinggalkan Balasan